Atap seng metal dan atap galvalum merupakan dua jenis material yang banyak dipilih untuk hunian. Meskipun demikian, atap seng dan atap galvalum memiliki karakteristik yang berbeda.
Pemanfaatan keduanya pun juga memberikan tampilan yang berbeda untuk hunian. Atap seng lebih banyak digunakan untuk pembangunan pabrik, tempat parkir, atau bangunan lain yang tidak memerlukan estetika tinggi. Sementara itu, galvalum lebih banyak digunakan untuk bangunan yang menonjolkan estetika.
Perbedaan Atap Seng Metal dan Atap Galvalum
Terdapat beberapa aspek yang membedakan atap seng dan atap galvalum. Berikut ini perbedaan di antara keduanya.
- Bahan dan Ketahanan
Atap seng metal dibuat dari logam baja yang dilapisi seng sebagai pelindung dari oksidasi dan karat, meskipun perlindungannya kurang optimal. Hal ini menjadikan bahan seng lebih rentan mengalami korosi maupun karat, terlebih lagi jika terpapar kelembapan yang tinggi dan lama.
Sementara itu, atap galvalum diproduksi dari baja yang dilapisi campuran seng, alumunium, dan silikon yang menjadikan perlindungannya lebih optimal. Penggunaan lapisan ini, membuat atap galvalum akan lebih tahan terhadap air dan berbagai kondisi.
- Kekuatan Struktur
Dari segi kekuatan, atap galvalum memiliki struktur yang lebih kuat dibandingkan dengan atap seng. Selain itu, atap galvalum juga memiliki ketahanan yang baik terhadap benturan dan tekanan. Hal ini menjadikan atap galvalum relatif lebih aman.
- Tebal dan Bobot
Atap seng lebih tipis dari pada atap galvalum, sehingga kurang efektif untuk menahan beban atau cuaca ekstrem. Adapun dari segi bobot, atap seng lebih berat dibandingkan atap galvalum. Bobotnya yang lebih berat, maka diperlukan konstruksi penahan kuat dan kokoh untuk menahan atap seng.
- Proses Pemasangan
Proses pemasangan atap seng relatif lebih mudah dibandingkan dengan pemasangan atap galvalum. Hal ini dikarenakan atap seng lebih fleksibel, tidak memerlukan banyak alat, serta tidak memerlukan keterampilan khusus. Meskipun demikian, proses pemasangan atap seng metal juga harus diperhitungkan dengan baik, sehingga naungan dari atap seng tetap aman, kokoh, dan nyaman.
- Daya Serap Terhadap Panas
Atap seng cenderung lebih mudah menyerap panas, sehingga dapat menyebabkan suhu dalam ruangan semakin panas. Adapun galvalum juga dapat menyerap panas, tetapi tidak semudah atap seng.
Penggunaan Atap Seng Metal
Atap seng dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan dengan harga yang relatif lebih terjangkau dibandingkan dengan galvalum. Material seng dapat digunakan pada bangunan sederhana yang tidak memerlukan sentuhan nilai estetika tinggi.
Pemilihan antara seng metal dan galvalum sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan, lingkungan, dan anggaran. Jika prioritas utama adalah tampilan dan kekuatan fisik, seng metal lebih tepat. Namun, jika dibutuhkan ketahanan tinggi terhadap karat dan efisiensi biaya, galvalum merupakan pilihan ideal. Hal paling penting, sesuaikan penggunaan jenis atap berdasarkan kebutuhan.
